Main Info

18 Oktober 2017, Humas JaTeng

Kecelakaan Maut di Cepiring Tewaskan 3 Orang

Terjadi kecelakaan lalu lintas pada hari Selasa tanggal 17 Oktober 2017 pada pukul 04.00 WIB di ruas jalan Soekarno Hatta ikut Desa Karangayu Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah. Kecelakaan yang melibatkan kendaraan Daihatsu Luxio B-1965-EFZ dengan Truck Tanki Semen W-9519-UZ menewaskan 3 orang, sedangkan 5 orang lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat di RS Baitul Hikma Kendal.

 

Korban tewas seluruhnya adalah penumpang Daihatsu yaitu (1) Ade Rodrygo Maspaitella / 45thn warga Depok Jawa Barat, (2) Wardiman / 48thn warga Klaten, dan (3) Sutinah / 60thn warga Klaten.

Sedangakan korban luka-luka yang juga dari kendaraan Daihatsu diantaranya:

  1. Irwansyah Ariwibowo / 45thn warga Depok Jawa Barat (Pengemudi Daihatsu)
  2. Anang susilo bin (alm) abd. Iskandar / 47thn warga Bergas Kab.Semarang (Penumpang Daihatsu)
  3. Puput rahayu / 10thn warga Klaten (Penumpang Daihatsu)
  4. Juminah / 54thn warga Klaten (Penumpang Daihatsu)
  5. Arood Fuade / 24thn warga Lampung (Penumpang Daihatsu)

 

Sekira pukul 04.30 WIB kendaraan Daihatsu Luxio B-1965-EFZ melaju dari arah barat (Pekalongan) menuju arah timur (Semarang) dengan kecepatan sedang dilajur kanan, sesampainya di TKP diduga pengemudi kendaraan Daihatsu Luxio B-1965-EFZ tersebut kurang konsentrasi maka menabrak patok perbaikan jalan kemudian kendaraan menabrak median jalan dan selanjutnya masuk ke jalur arah berlawanan.

 

Bersamaan itu pula dari arah berlawanan (Semarang menuju Pekalongan) tepatnya pada lajur kiri telah melaju Truck Tanki Semen W-9519-UZ dengan kecepatan rendah, dikarenakan jarak sdh dekat dan pengemudi kendaraan Daihatsu Luxio B-1965-EFZ tidak dapat menguasai laju kendaraannya kemudian menabrak bagian bamper depan dari Truck Tanki Semen W-9519-UZ.

 

Seluruh korban jiwa baik meninggal dunia maupun luka-luka terjamin Jasa Raharja dalam lingkup jaminan UU No.34 Tahun 1964. Santunan untuk korban meninggal dunia sebesar Rp 50.000.000,- dan korban luka-luka santunan maksimal sebesar Rp 20.000.000,-

 

Setelah kejadian, petugas Jasa Raharja Samkel Kendal Bagus Sudibyo segera melakukan jemput bola ke rumah sakit untuk mendata korban meninggal dunia maupun luka-luka.

 

Seluruh berkas korban meninggal dunia telah dilimpahkan ke loket cabang tujuan pada tanggal 17 Oktober 2017. Dua korban yang dilimpahkan ke KPJR Klaten juga sudah dibayarkan santunan kepada ahli waris korban hari itu juga. Sedangkan satu korban yang berkas nya dilimpahkan ke KPJR Cibinong dibayarkan santunannya pada tanggal 18 Oktober 2017.

 

Untuk korban luka-luka seluruhnya telah diberikan jaminan kepada RS Baitul Hikma Kendal untuk dibayarkan melalui mekanisme overbooking Jasa Raharja.